Arti Seorang Ibu
walaupun seseorang telah melakukan kebajikan, tetapi tidak melakukan bhakti kepada ibu, kebajikannya hanyalah sia-sia belaka
Senin, 16 Desember 2013
Disaat daku tua
disaat daku tua, bukan lagi diriku yang dulu.
maklumilah diriku, bersabarlah dalam menghadapiku.
disaat daku menumpuhkan kuah sayuran di bajuku,
disaat daku tidak lagi mengingat cara mengikatkan tali sepatu
ingatlah saat-saat bagaiamana daku mengajarimu,
membimbingmu untuk melakukannya.
disaat daku dengan pikunnya mengulang terus menerus
ucapan yang membosankanmu,
bersabarlah mendengarkanku,jangan memotong ucapanku,
dimasa kecilmu.daku harus mengulang dan mengulang terus
sebuah cerita yang telah saya ceritakan ribuan kali,
hingga dirimu terbual dalam mimpi.
disaat daku membutuhkanmu untuk memandikanku,
janganlah menyalahkanku,ingatkah dimasa kecilmu.
bagaimana daku dengan berbagai cara membujukmu untuk mandi?
disaat daku kebingungan menghadapi hal-hal baru
dan teknologi modern,
janganlah menertawaiku,
renungkanlah bagaimana daku dengan sabarnya menjawab
setiap"mengapa" yang engkau ajukan disaat itu.
disaat kedua kakiku terlalu lemah untuk berjalan,
ulurkanlah tanganmu yang muda dan kuat untuk memapahku,
bagaikan dimasa kecilmu daku menuntunmu melangkah kaki
untuk belajar berjalan.
disaat daku melupakan topik pembicaraan kita,
berilah sedikit waktu padaku untuk mengingatnya.
sebenarnya,topik pembicaraan bukanlah hal
yang penting bagiku, asalkan engkau berada disisiku
untuk mendengarkanku, daku telah bahagia.
disaat engkau melihat dariku menua,
janganlah bersedih.
maklumilah dariku,dukuglah daku.
bagaikan daku tehadapmu.
disaat engkau mulai belajar tentang kehidupan.
ibu dalam pandangan islam
ibu..
semua orang di dunia ini pasti punya ibu.
seperti apa sih arti ibu dimata kalian?
atau, ibu itu tidak ada artinya??
hhhmmm,
mari kita simak wacana berikut
Ibu dalam pandangan Islam adalah telaga suci dengan air yang mengalir tanpa henti untuk anak-anaknya baik anak-anaknya ada didekapannya maupun telah memiliki naungan lain, kecemasan-kecemasan dan perihal tentang kegelisahan membuat telapak kaki seorang ibu menjadi syurga bagi anak-anaknya.
Makna seorang ibu semakin terpampang jelas, bahwa seorang ibu dimata anaknya adalah telaga yang takkan kering dan terus mengalir sampai ajal menjemput, sekilas kenangan itu seakan mengurai titik-titik kecil di ujung mata sewaktu menulis artikel ini, mengingatkan akan kesungguhan seorang ibu dalam tiap keterbatasan, bahwa didunia ini bagaimanapun kondisi seorang ibu, dia tetaplah menjadi Malaikat bagi sang anak, dan tiada kata gagal menjadi seorang ibu dan semua ibu adalah baik untuk anaknya bagaimanapun perangainya.
Langganan:
Postingan (Atom)