Senin, 16 Desember 2013

Disaat daku tua

disaat daku tua, bukan lagi diriku yang dulu. maklumilah diriku, bersabarlah dalam menghadapiku. disaat daku menumpuhkan kuah sayuran di bajuku, disaat daku tidak lagi mengingat cara mengikatkan tali sepatu ingatlah saat-saat bagaiamana daku mengajarimu, membimbingmu untuk melakukannya. disaat daku dengan pikunnya mengulang terus menerus ucapan yang membosankanmu, bersabarlah mendengarkanku,jangan memotong ucapanku, dimasa kecilmu.daku harus mengulang dan mengulang terus sebuah cerita yang telah saya ceritakan ribuan kali, hingga dirimu terbual dalam mimpi. disaat daku membutuhkanmu untuk memandikanku, janganlah menyalahkanku,ingatkah dimasa kecilmu. bagaimana daku dengan berbagai cara membujukmu untuk mandi? disaat daku kebingungan menghadapi hal-hal baru dan teknologi modern, janganlah menertawaiku, renungkanlah bagaimana daku dengan sabarnya menjawab setiap"mengapa" yang engkau ajukan disaat itu. disaat kedua kakiku terlalu lemah untuk berjalan, ulurkanlah tanganmu yang muda dan kuat untuk memapahku, bagaikan dimasa kecilmu daku menuntunmu melangkah kaki untuk belajar berjalan. disaat daku melupakan topik pembicaraan kita, berilah sedikit waktu padaku untuk mengingatnya. sebenarnya,topik pembicaraan bukanlah hal yang penting bagiku, asalkan engkau berada disisiku untuk mendengarkanku, daku telah bahagia. disaat engkau melihat dariku menua, janganlah bersedih. maklumilah dariku,dukuglah daku. bagaikan daku tehadapmu. disaat engkau mulai belajar tentang kehidupan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar